Sabtu, 05 November 2016

Tugas 1 Sistem Informasi Psikologi


1. Pengantar Sistem Informasi Psikologi

A.    Pengertian Informasi
Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputasan saat ini atau mendukung sumber informasi. Data belum memiliki nilai sedangkan informasi sudah memiliki nilai. Informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya  lebih besar dibanding biaya untuk mendapatkannya. Untuk menghasilkan informasi yang berkualitas maka dibuatlah system informasi. System informasi didefinisakan oleh Robert A. Laitch dan K. Roscoe “Sistem informasi adalah suatu system didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolahan transaksi harian, mendukung operasi,  bersifat manejerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
B.     Pengertian Sistem  Informasi Psikologi
Menurut Chr. Jimmy L. Gaol (2008) sistem informasi psikologi bertujuan mendapatkan pemahaman bagaimana manusia pembuat keputusan merasa dan menggunakan informasi formal. Sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan psikologi yang dapat bermanfaat bagi penggunanya. Seperti tes psikologi yang dulunya diberikan dengan cara manual, sekarang sudah bisa diberikan dengan komputerisasi seperti papikostik, hal ini merupakan suatu kerjasama antara bidang psikologi dengan ilmu komputer yang memberikan manfaat bagi kualitas tes psikologi tersebut.
C.     Contoh Kasus
Dewasa ini teknologi tidak lepas dari kehidupan manusia dalam ilmu psikologi pun ilmu teknologi sangat dibutuhkan, dalam memberikan test-test psikologi teknologi sangat berperan sekali. Ketika kita menyambangi browser terkadang ada halaman web yang menyediakan test psikologi disitu kita diminta untuk mengerjakan soal-soal dari test psikologi tersebut. Setelah selesai menjawab hasilnya akan muncul pada saat itu juga. Kekurangan nya adalah dari hasil test tersebut biasanya tidak terlalu valid dan reliable. Solusi agar hasilnya bisa lebih valid dan reliable diusahkan agar pembuatan test psikologi agar lebih detail dan diperhatikan agara hasilnya bisa lebih memuasakan.

Sumber :
Gaol, C.J.L (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Grasindo.
Kusrini, S (2007). Tuntutan praktis membangun system informasi akutansi dengan visual basic dan microsft. Yogyakarta : Andi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar